Pages

Selasa, 29 September 2009

Kiat Pelajar yang Sukses

Dikutip dari : wikimu.com
Kembali sekolah setelah libur panjang, LHR ( libur hari raya) merupakan salah satu liburan yang unik, bukan hanya bagi siswa, tapi bagi seluruhnya, bapaknya siswa, adiknya siswa, kakanya siswa gurunya siswa dsb.
Kembali setelah bergembira selama liburan tentunya akan berpengaruh terhadap semangat belajar, apalagi sesuai dengan jadwal pendidikan, setelah libur akan menghadapi Pekan UTS (ulangan tengah semester). Apakah yang harus kita persiapkan, Apakah yang harus saya lakukan agar sukses di sekolah ?Pertanyaan-pertanyaan seperti itu mungkin sedang menghantui langkah adik-adik yang ingin bersungguh-sungguh bersekolah dan berhasil dengan baik

Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu dan kegalauan hati adik-adik akan coba saya bantu dengan memberikan tips di bawah ini. Semoga 10 tips ini bisa dipraktekkan dengan mudah dan dapat membantu kelancaran studi adik-adik semua.
1. Jawablah pertanyaan ini dengan mantap, “Kenapa saya bersekolah?”
Kebanyakan pelajar benar-benar tidak mempunyai alasan yang cukup jelas kenapa harus bersekolah, selain dari kenyataan bahwa mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan selain bersekolah. Mereka menerima pendapat-pendapat tentang hal itu dari keluarganya atau teman-temannya, tapi bukan dari dirinya sendiri. Kemudian atas dasar pendapat-pendapat itu mereka bersekolah. Apakah kamu juga demikian?
Temukan tujuanmu bersekolah sebelum kamu terlanjur sudah lama berada di sana, namun tidak memiliki arah dengan pasti. Tujuan-tujuan ini, jawaban dari pertanyaan kenapa ini, akan membawa perjalanan studi kamu lebih terarah dan mantap. Tidak ada yang akan bisa menggoyahkan semangat kamu untuk belajar dan menimba ilmu. Bahkan tidak ada yang sanggup memalingkan wajahmu dari cita-citamu.
2. Imajinasikan pengalaman-pengalaman yang ideal di sekolahmu
Ketika kamu sudah tahu kenapa kamu bersekolah, bayangkan hasil akhir ideal yang bisa kamu bisa raih. Biarkan imajinasimu mengalir dari alasan yang kamu buat “kenapa saya bersekolah?”. Apakah kamu sudah merasa siap bersekolah atau tidak, bukan itu permasalahannya. Sekarang mulailah mencatat beberapa pengalaman-pengalaman ideal yang mungkin akan didapatkan di sekolah. Uraikan secara detil semampu kamu.
Kira-kira inilah contoh visualisasinya, yang tergambar dalam imajinasimu.
“Aku adalah seorang pelajar yang suka akan tantangan, namun aku pandai mengaturnya dan tidak mudah tertekanan. Aku melihat diriku menjalin persahabatan dengan teman-teman baru. Aku melihat diriku memiliki waktu yang cukup luas dan kesempatan yang sangat terbuka. Aku juga membayangkan sebuah pengalaman yang seimbang – kombinasi dari pengalaman akademis, aktivitas fisik, sosialisasi, namun tetap dipenuhi kesenangan. Kata kunci yang kupergunakan adalah ‘kesempurnaan’. Semuanya harus berpadu secara ideal dan sempurna.
Inilah adalah sebuah langkah penting yang harus kuambil. Aku harus memprogram diriku untuk berhasil. Kapan pun aku bertemu rintangan dan hambatan, maka visi idealku adalah aku harus kuat dan mampu menemukan cara untuk mengatasinya. Aku harus menjadi seorang manajer dan kreator yang aktif dari pengalaman-pengalamanku, alih-alih sebagai korban yang pasif dan pasrah menghadapinya.”
Jika kamu tidak bisa mendapati sebuah penggambaran yang jelas dan bersih, pengalamanmu akan tampak tidak jelas juga. Pemberian gambaran itu akan menjadi sumber inspirasi bagimu.
Kehidupan yang nyata akan berbeda dengan apa yang dikhayalkan. Namun maksud pemberian gambaran itu bukan untuk meramalkan masa depan atau untuk membatasi kebebasanmu dalam mengambil keputusan di masa depan. Intinya adalah memberi kamu lebih banyak kejelasan untuk membuat keputusan-keputusan itu sekarang. Gambaran yang ideal akan menjadi peta yang dapat memandu kamu melalui kesulitan-kesulitan dalam menentukan pilihan.
3. Ambil sedikitnya satu kursus atau les tambahan di tiap semester.
Jadwal belajar kamu di kelas mungkin sudah cukup padat, tapi mengambil kursus atau les tambahan yang berhubungan dengan pelajaran mutlak perlu. Mengikuti sebuah bimbingan belajar, misalnya, akan sangat membantu kamu dalam mengikuti materi pelajaran di sekolah.
Kurangi kegiatan ekstra kurikuler dan batasi hanya pada satu bidang yang benar-benar kamu minati, selebihnya gunakan waktu luangmu untuk meningkatkan kemampuan atau prestasimu di bidang mata pelajaran. Mengikuti kursus bahasa Inggris, les matematika, atau bimbingan belajar akan membantu ketertinggalanmu di kelas, dan membantu menambah materi latihan yang kurang pada pelajaran yang kamu masih kurang mengerti.
4. Tetapkan sasaran yang jelas untuk setiap pelajaran
Kamu harus belajar menentukan target pada setiap mata pelajaran. Misalkan aku harus berhasil mendapatkan sedikitnya nilai 8 untuk pelajaran Matematika. Target itu harus diusahakan secara maksimal dengan berbagai cara, antara lain:
-Aku harus memperhatikan penjelasan guru setiap hari dengan seksama
-Aku harus aktif mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan guru di kelas
-Aku harus aktif melatih diri di rumah sedikitnya 2 soal untuk setiap bab/materi
-Aku harus mencari teman yang pintar dalam pelajaran itu dan meminta bimbingannya.
-Aku harus mengambil les tambahan dan seterusnya
Tanyakan perihal kemajuan belajarmu di kelas kepada guru mata pelajaranmu itu. Minta nasehatnya dalam mata pelajaran yang diberikannya untuk kemajuan belajarmu. Bukankah evaluasi kemajuan belajarnya selalu dilakukan oleh gurumu setiap pembagian rapor akhir semester?
5. Alokasikan menurut skala prioritas
Kamu tidak harus menerapkan suatu nilai usaha yang sama pada setiap mata pelajaran. Melakukan usaha tambahan memang penting, tetapi perasaan bebas untuk menguranginya pada pelajaran-pelajaran tertentu yang lebih rendah skala prioritasnya pada sasaranmu yang lebih spesifik juga perlu. Karena sangat penting untuk memelihara energi, dan tidak menghabiskannya untuk semua mata pelajaran karena kamu bisa kelelahan. Investasikan energimu dengan sebaik-baiknya menurut skala prioritas.
6. Bangunlah lebih pagi setiap hari
Banyak keuntungan yang bisa kamu peroleh apabila bangun lebih pagi. Banyak hal di rumah yang bisa kamu selesaikan sehingga tidak menjadi beban pikiran di sekolah. Begitu pun kamu dapat mengingat-ingat dan mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan tugas-tugas sekolah tanpa harus terburu-buru.
Bagi kamu yang muslim, kewajiban menjalankan shalat Subuh akan membantu untuk memudahkan bangun pagi dan menjadi kebiasaan setiap hari. Benahi buku pelajaran, lihat apa yang mesti kamu bawa hari itu ke sekolah, periksa pekerjaan rumah (PR), dan baca beberapa penjelasan penting dari materi yang akan diberikan oleh gurumu hari itu. Kalau kamu lebih dulu memahami materi yang akan diberikan, berarti kamu selangkah lebih pandai dari teman-temanmu.
Selain itu jangan lupa sarapan pagi sebelum berangkat ke sekolah. Energi yang cukup ditambah mental yang siap dan siaga, akan membuat kamu merasa gembira dan tertantang untuk bersekolah dan memperhatikan pelajaran.
7. Aturlah perhatian dan konsentrasi selama di kelas
Tidak semua pelajaran membutuhkan konsentrasi penuh. Karena berkonsentrasi membutuhkan energi, maka pandai-pandailah membagi energi itu secara proporsional pada setiap mata pelajaran.
Misalnya pelajaran Matematika berada pada jam ke-1 dan ke-2, sedangkan Fisika pada jam ke-5 dan ke-6 setelah pelajaran bahasa Indonesia pada jam ke-3 dan ke-4.
Aturlah untuk mengendurkan konsentrasi dan sedikit melemaskan otot-otot dan mengurangi tekanan di otak pada jam ke-3 dan ke-4, setelah konsentrasi cukup di jam ke-1 dan ke-2. Kemudian bersiap-siap kembali konsentrasi pada jam ke-5 dan ke-6. Jangan lupa mempergunakan waktu jeda istirahat untuk melemaskan otot-otot dan menyantaikan otak dengan bersantai.
Di dalam kelas pun kamu bisa mengatur irama konsentrasi. Pada bab-bab yang kamu sudah memahaminya dengan baik, kamu bisa sedikit mengurangi konsentrasi, sedangkan pada bab-bab yang kamu masih belum begitu jelas, kamu harus lebih fokus.
8. Pelajari dengan sungguh-sungguh materi pelajaran ketika pertama kali diperkenalkan
Adalah suatu pemborosan waktu kalau kamu harus mengulangi mempelajari suatu materi yang sebelumnya kamu tidak begitu memahami, sedangkan pelajaran sudah berlanjut ke materi berikutnya.
Apabila kamu kurang mengerti suatu materi, secepatnya kamu harus mengulanginya. Kunjungi seorang teman yang menurut kamu pintar dan mengerti betul materi itu. Atau kamu meminta bimbingan di luar waktu sekolah kepada guru mata pelajaran itu. Jangan malu untuk bertanya sebelum waktumu habis dan pelajaran berlanjut ke tingkat yang lebih sulit.
Bayangkan seandainya sebuah bangunan di bangun di atas pondasi yang tidak kuat, kemudian di atasnya ditumpuk batu bata. Tumpukan batu bata yang tidak kuat kemudian ditumpuki lagi batu bata lain, sehingga bangunan itu benar-benar bisa goyah dan roboh.
Setiap pelajaran disusun atas materi-materi yang saling menunjang dan berpengaruh. Apabila kamu tidak memahami dengan baik materi pada bab ke-1, kamu pasti akan mengalami kesulitan memahami materi-materi pada bab-bab selanjutnya.

9. Kembangkang dan pelajari teknik-teknik mengingat pelajaran
Menghafal adalah langkah kedua setelah memahami materi pelajaran. Ada materi yang memang harus dihafalkan, suka atau tidak suka. Seperti definisi-definisi, teori-teori, rumus-rumus dan rincian-rincian.
Kamu bisa mengembangkan cara menghafal dengan menggunakan singkatan huruf depan atau akronim, misalnya sebagai contoh adalah yang sudah sangat terkenal, tujuh warna-warna pelangi dengan menyingkat suku kata setiap warna dan menggabungkannya menjadi sebuah kalimat. Me – ji – ku – hi – bi – ni- u atau merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu.
Untuk teori-teori dan rumus-rumus bisa dengan menuliskannya di selembar kertas karton tebal dengan spidol warna yang mencolok mata, dan menempelkannya di dinding kamar kamu. Perhatikan dan baca setiap malam sebelum kamu tidur, lalu ulangi lagi setelah kamu bangun. Ini akan sangat membantu menanamkannya di dalam memori kamu.
Ada juga yang suka menggubah suatu definisi atau teori ke dalam rangkaian nada sebuah lagu yang sudah terkenal. Bagaimana kalau kamu menyanyikan sebuah lagu, bukankah kamu tidak lagi begitu mengingatnya, seakan-akan kata-kata syair lagu itu seperti keluar secara otomatis dari mulutmu? Nah, gantilah syair-syair lagu itu dengan teori, definisi atau rumus-rumus dari pelajaranmu. Jangan takut untuk melanggar hak cipta, karena kamu tidak perlu merekam dan menjualnya.
10. Lakukanlah beberapa kesenangan yang serius!
Sebagai pelajar kamu tidak harus 100% berkutat dengan pelajaran semata. Kamu juga harus melampiaskan kegembiraan dalam kegiatan-kegiatan yang menyenangkan.
Tapi ingatlah untuk tidak memboroskan rasa senang pada hal-hal yang tidak bermanfaat dan tidak memberikan imbal balik yang berguna bagi sekolahmu, karena kegiatan yang menyenangkan sekalipun tetap membutuhkan energi. Kegiatan yang tidak bermanfaat hanya akan menghabiskan energi tanpa memberikan efek manfaat, bahkan bisa melelahkan pikiran dan membuat kamu kehilangan gairah belajar.
Apabila kamu orang yang senang berolahraga, ambilah kegiatan olahraga yang betul-betul kamu sukai dan lakukan pada hari yang tidak mengganggu sekolahmu. Atau kalau kamu menyukai permainan musik, kamu bisa melakukannya untuk menyegarkan pikiran kamu, seperti halnya berolah raga untuk menyegarkan badanmu. Kegiatan ekstra yang membuahkan prestasi, akan menunjang nilai kamu di sekolah untuk mata pelajaran terkait.
Ada satu catatan penting yang mesti diperhatikan oleh para pelajar, yakni kegiatan berkumpul dengan teman-teman di luar jam sekolah yang diisi hanya dengan acara jalan-jalan dan hura-hura, akan memberikan dampak negatif pada tingkat konsentrasimu terhadap pelajaran di sekolah. Sebaiknya kegiatan tersebut dikurangi, atau diganti dengan kelompok belajar atau kelompok diskusi dengan membahas hal-hal berguna dan terkait dengan pelajaran di sekolah secara langsung.
Ingatlah kegiatan bersekolah bagi seorang pelajar adalah sebuah kewajiban yang harus ditunaikan dengan baik, sama halnya dengan bekerja pada orang dewasa yang sudah tidak lagi bersekolah. Apabila kalian berhasil menunaikannya, semua penghargaan dan manfaat akan terpulang kepada kalian juga.
Selamat Berjuang, semoga sukses

Langkah Mencapai Kesempurnaan Iman



Berikut adalah langkah-langkah untuk mencapai kesempurnaan iman saripait dari Al Quran dan Al Hadits, sebagai pedoman hidup untuk mencapai kesempurnaan iman, sehingga memperoleh kesempurnaan dunia dan akhirat,
silahkan download disini, halal.

Jumat, 25 September 2009

Gaya Belajar

gaya belajar yang melibatkan seluruh indera

Gaya Belajar Kinestetik
Apakah anda senang belajar sambil bermain? Atau menghafal suatu “definisi” sambil berjalan atau bahkan meloncat? Kalau tidak, mungkin teman anda?
Kalau Anda menikmati kebiasaan seperti itu, jangan berkecil hati jika ada keluarga anda atau guru Anda menegur atau mencap anda sebagai kurang disiplin dan kurang tertib. Anda adalah orang yang memiliki kecenderungan gaya kinestetik dalam menyerap informasi
Orang Kinestetik memiliki suatu kecenderungan memproses informasi melalui tangan dan kaki atau indra peraba. Mereka belajar dengan cara bergerak, bekerja, dan menyentuh. Mungkin mereka suka acting? Kurang tau ada hubungannya atau tidak.
Beberapa ciri dari orang Kinestetik adalah sebagai berikut:
 Berbicara dengan perlahan
 Menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian mereka
 Berdiri dekat ketika berbicara dengan orang
 Selalu berorientasi pada fisik dan banyak bergerak
 Menghafal dengan cara berjalan dan melihat
 Menggunakan jari sebagai penunjuk ketika membaca
 Banyak menggunakan isyarat tubuh
 Tidak dapat duduk diam untuk waktu lama
Apakah anda memiliki kecenderungan seperti itu?
Nikmatsilah. Tidak ada yang salah dalam belajar, karena yang salah adalah kalau anda tidakmau belajar.
Artikel relevan: membangun percaya diri, membuang rasa malas, meningkatkan kapasitas, memahami diri sendiri, merenungkan masa depan

Gaya Belajar Audio
Selain modalitas visual, gaya belajar yang juga populer adalah Audio. Gaya belajar audio adalah suatu kecenderungan memproses informasi melalui telinga atau indra pendengaran. Mereka lebih banyak belajar dengan cara melihat.
Orang audio senang membaca keras, atau senang mendengarkan pelajaran tidak peduli mata merem atau melek bahkan sambil baring juga dapat menerima pelajaran. Hal terpenting bagi mereka adalah bahwa mereka dapat mendengarnya secara jelas, dan tentu saja mereka tertarikdengan topik yang sedang didegar.
Beberapa ciri dari orang audio adalah sebagai berikut:
1. Menggerakkan bibir mereka dan mengucapkan tulisan di buku ketika membaca
2. Senang membaca dengan keras
3. Dapat mengulangi kembali dan menirukan nada, birama, dan warna suara
4. Merasa kesulitan untuk menulis, tetapi hebat dalam berbicara
5. Suka berbicara, berdiskusi, dan menjelaskan sesuatu panjang lebar.
Banyak orang merasa terganggu jika belajar bersama orang audio, karena punya kebiasaan ribut. Membaca ribut, kalau menjelaskan selalu panjang lebar, itu juga kalau dia tahu persoalan. Kalau tidak tahu, yaah pasti acara belajar jadi lain.
Jika anda merasa seorang audio, sebaiknya anda banyak mendengar dan nikmati saat-saat belajar dengan teman-teman anda dengan memdahulukan mereka untuk berpendapat atau mengemukakan pikiran. Anda akan lebih pandai dengan banyak mendengar dan memmbandingkan banyak pendapat teman anda. Tentu ketika diberi kesempatan, anda akan mengemukakan semua yang anda ketahui, panjang-lebar. Itu baru bagus.
Artikel relevan: membangun percaya diri, membuang rasa malas, meningkatkan kapasitas, memahami diri sendiri, merenungkan masa depan

dikutip dari : masadepanku.net

Mengambil Keputusan untuk Masa Depan

Dalam suatu riset survey yang dilakukan oleh penulis (dan kawan-kawan di pmd Management Center), ditemukan fakta bahwa kebanyakan pelajar jenjang sekolah menengah di Indonesia belum memiliki keputusan yang jelas tentang bentuk profesi dan karier yang mau digeluti di masa yang akan datang Sebagian pelajar (termasuk juga orang tua) berpikir bahwa masa depan yang akan datang nanti, tidak perlu susah-susah dipikirkan hari ini. Karena, hari ini yang penting adalah belajar. Ada juga yang berpandangan bahwa yang penting adalah menikmati hari ini, jadi tidak perlu belajar yang sulit dan susah apa lagi merencanakan (memikirkan) masa depan.
Adalah benar, bahwa masa depan itu akan datang dengan sendirinya tanpa perlu dipikirkan atau didiskusikan. Hal yang perlu dipikirkan adalah ketika berada di masa depan, kita akan menjadi apa. Apakah Anda mau menjadi “apa saja”, atau menjadi seseorang (some body). Menjadi apa saja berarti bersedia menjalani peran dan predikat yang disandangkan oleh orang lain atau lingkungan di mana anda berada, tanpa punya pilihan atau kemampuan untuk menolak dan memilih.
Berbeda halnya dengan Anda “menjadi seseorang”. Seseorang dengan identitas, peran dan predikat yang jelas, karena Anda memilihnya, menciptakannya, dan memeliharanya. Menjadi seseorang berarti anda memiliki pilihan dan kemampuan untuk memberitahu lingkungan anda tentang status Anda, dan mereka dengan santun menerimanya. Anda di terima oleh lingkungan Anda sebagai individu yang berarti.
Buatlah keputusan
Untuk menjadi seseorang, salah satu yang penting untuk dilakukan adalah membuat keputusan tentang bentuk masa depan Anda. Pengambilan keputusan tentang profesi, karier, pekerjaan dan peran Anda sejak dini (sejak di bangku sekolah) adalah beberapa hal utama yang mesti dilakukan setiap orang (terutama pelajar Indonesia).
Beranikan diri Anda untuk menulis pilihan Anda. Jangan biarkan ia tinggal dalam kepala Anda. Itu belum real. Anda harus berani menulisnya. Jika Anda memiliki banyak keinginan (cita-cita untuk menjadi seseorang), Anda perlu meluangkan waktu untuk meminta masukkan dari orang lain (mungkin orang tua, atau guru) tentang pilihan-pilihan tersebut. Jika Anda belum punya pilihan (blank mind), anda harus mencarinya.
Secara sederhana, proses pengambilan keputusan melalui tahap-tahapan sebagai berikut: pertama, mengumpulakan informasi yang sebanyak-banyaknya tentang profesi dan pekerjaan yang relevan dan sesuai dengan bakat, minat dan kemampuan Anda; kedua, menganalisis konsekwensi dari berbagai pilihan, baik - buruk, berat ringan, dll; ketiga, menetapkan pilihan; dan keempat menjalani prosesnya.

dikutip dari: masadepanku.net

Facebook sahabat Pelajar

Facebook merupakan salah satu situs jaringan social internasional yang tidak berbayar alias gratis. Mungkin karena gratis, maka anggotanyapun menjadi berlimpah dan ada di seluruh pelosok dunia. Kini facebook pun dapat diakses dengan menggunakan bahasa selain bahasa Inggris bahkan dengan bahasa Indonesia. Berbagai macam aplikasi dan fitur teknologi hadir setiap saat. Pada awalnya, oleh Mark Zuckerbe sang inisiator facebook, membuat situs ini hanya untuk iseng semata dengan tujuan membangun jaringan pertemanan sesama mahasiswa di Universitas tempat ia belajar (Harvard University). Namun karena sifat teknologi informasi internet (International Network) yang bersifat global, maka dalam waktu singkat mahasiswa dan pelajar dari universitas lain bahkan dari Negara lain mendaftarkan diri sebagai member atau pemakai facebook. Lagi-lagi karena sifatnya yang gratis, sehingga tidak ada perasaan merugi ketika mencoba untuk menggunakannya.
Pada perkembangan selanjutnya, dengan jumlah ratusan juta anggota di seluruh dunia, maka berbagai tampilan dan fitur atau aplikasi pun mulai diciptakan baik oleh perusahaan pengelolah facebook, ataupun oleh penggunanya (dengan menggunakan bahasa pemprograman yang disiapkan oleh facebook) yang beragam. Demikian pula karakter dan tujuan orang bergabung di situs tersebut menjadi tidak terkendali. Sekali lagi karena sifatnya gratis. Mungkin ada orang yang bergabung untuk mencari teman, membangun jaringan secara global, mencari pendukung, menyebarkan gagasan tertentu, dan lain-lain atau untuk sekedar ekspresi narsisme.
Mengambil Manfaat yang sebesar-besarnya
Karena sifatnya yang terbuka, bebas, dan netral, serta gratis, maka pilihan-pilihan selalu berada di tangan penggunanya. Mau dipakai untuk apakah teknologi ini? Ada pilihan baik dan ada pula pilihan buruk.
Pilihan baiknya adalah: menggunakan facebook untuk mencari, menemukan dan menambah teman bergaul, berbagi, dan berdiskusi di dunia maya (tentu dapat ditindak lanjuti di dunia real). Menggunakannya untuk share informasi, berita, gambar dan atau video yang memberikan nilai tambah dan nilai ekonomi bagi pemiliknya atau mereka yang tertarik, menggunakannya untuk membangun group (kelompok) yang concern pada isu-isu public, pendidikan, social budaya dan ekonomi (bisnis). Bahkan beberapa organisasi internasional melakukan kampanye isu dan dana melalui facebook. Pilihan buruknya adalah, menggunakan facebook untuk meshare gambar, cerita, dan video yang berbau pornografi.
Kepentingan Pelajar
Bagi anak sekolah yang sedang belajar dan menapaki perjalanan menuju masa depan, maka situs jejaring social seperti facebook dapat memberikan manfaat yang besar. Karena sifatnya yang terbuka, para pelajar dapat berinteraksi, dan berkomunikasi dengan pelajar di Negara lain, membahas isu-isu yang diminati secara global. Para pelajar bahkan dapat berkomunkasi dengan tokoh-tokoh hebat Internasional seperti Bill Clinton, dan Obama. Tokoh-tokoh nasional Indonesiapun mulai banyak yang menggunakan facebook.
Tentu saja, Anda dapat mengorek informasi tentang factor yang mendukung kesuksesan mereka. Dan Anda mendapatkan pelajaran berharga. Gratis lagi. Anda bisa memilih mentor (virtual mentor) dengan pilihan yang banyak. Oleh karena itu, gunakanlah Teknologi secara Bijak

dikutip dari: masadepanku.net

Selasa, 22 September 2009

Makna Tahi(x?) Lalat

Zaman dahulu mengenal seseorang dgn melihat tanda pada badannya.Sejauh mana kebenarannya tidaklah diketahui dgn jelas.DiCoba dulu aja mungkin ada yang benarnya...
bibir atas kanan - banyak rezeki, pandai
bibir atas kiri - ramai kawan, baik hati
bibir bawah kanan - disegani orang, ramai yg suka
bibir bawah kiri - pandai bicara, tak mudah kalah
leher kanan - cerdas, jujur, berani menderita
leher kiri - cerdas dlm segala hal dan banyak pengetahuan
leher di tengah - tercapai cita-cita
biji mata kanan - suka serong dan pembohong
biji mata kiri - pembohong tetapi baik hati
ujung mata kanan - baik hati, sopan santun, cerdas
ujung mata kiri - baik budi, murah rezeki
betis kanan - suka berhibur, boros
betis kiri - rajin, tidak suka menganggur
lutut kanan - bersikap tidak peduli dan tak mahu berusaha
lutut kiri - kurang kuat berusaha
kepala sebelah kanan - terkabul cita-cita
kepala sebelah kiri - sering menemui kesusahan
kepala sebelah belakang - jujur, sabar dan tekun
kening kanan - cerdas dan cekap
kening kiri - cerdas, sopan santun
tengah kening - keras hati, berani segala hal
ujung mulut kanan - kecil rezeki, tak mudah kalah
ujung mulut kiri - suka berpoya-poya
ketiak kanan - dapat menyimpan rahsia
ketiak kiri - jujur, banyak yang cinta
pergelangan kaki kanan - suka berpergian (keluar rumah)
pergelangan kaki kiri - kehendak kuat
batang hidung - banyak dicintai orang dan dapat menjadi kaya
pada hidung - banyak rezeki
dagu bawah kanan - jujur dan baik hati
dagu bawah kiri - bijak sana dan berbudi luhur
kemaluan kanan atau kiri - baik, suka senggama
di kepala kemaluan (lelaki) - bakal beristeri 2
tumit kanan - jujur dan banyak kawan
tumit kiri - baik budi
alis kanan suka - menolong, baik hati
alis kiri - ramai yang suka
pangkal paha kanan - kemahuan kuat
pangkal paha kiri - suka kerja apa pun
telapak kaki kanan - tak mudah mengeluh
jari kaki kanan - suka menolong
jari kaki kiri - berbudi, suka berbuat baik
bahu kanan - cermat dlm membuat keputusan, banyak tanggungan
bahu kiri - suka kerja keras, banyak tanggungjawab
lengan kanan - setia dan taat pada atasan
lengan kiri - menepati janji dan rajin
pipi kanan - ramai teman
tengah-tengah pipi kanan - ramai yg suka
tengah-tengah pipi kiri - ramai teman
ubun-ubun - kurang jujur
pusat - cerdas, tangkas, tekun
pusat bagian kanan - sejahtera dalam hidup
pusat bagian kiri - beroleh kemUliaan
pinggang kanan - sayang pada pasangan hidup
pinggang kiri - disayang pasangan hidup
dada kanan - dapat mengatasi masalah
dada kiri - berani, jujur dan sabar
telapak kaki kanan - tidak mudah mengeluh
telapak kaki kiri - baik budi pekertinya
siku tangan kanan - kuat ingin memiliki kekayaan
siku tangan kiri - baik hati, suka menolong
jari tangan kanan - serba beroleh keuntungan
jari tangan kiri - serba baik bekerja
jari telapak tangan kanan - banyak rezeki tapi boros
jari telapak tangan kiri - banyak rezeki dan cermat
perut bawah kanan - banyak rezeki, suka memberi maaf
perut bawah kiri - baik hati, tenang hidupnya
sudut mata kanan dalam - disayang suami atau isteri
sudut mata kiri dalam - tidak mudah dilupakan pasangan
sudut mata kanan luar - baik budi, ramai yg cinta
pelipis kiri - murah rezeki, dpt jadi kaya
pelipis kanan - serba berhasil dalam usaha
kelopak mata kanan atas - baik hati, ramah, berjaya
kelopak mata kiri atas - baik budi, ramai yg suka
kelopak mata kanan bawah - agak malas
kelopak mata kiri bawah - agak bodoh, kurang bijaksana
ditulis Nagapasha